Liburan Impian ala Roma

6 shares
by Roma Pakpahan / 11 May 2016


Jika ada yang bertanya, “Roma, kemana destinasi liburan impianmu?” BALI jawabannya *dengan semangat*. Bali tentunya menjadi impian banyak orang. Begitupun saya. Wisatawan domestik maupun mancanegara menjadikan Bali sebagai tempat favorit untuk dikunjungi. Tak salah jika dikatakan Bali sebagai surganya tempat wisata. Bali tak hanya menyuguhkan keindahan pantai, panorama alam, maupun kulinernya. Kekayaan budaya, keramahtamahan serta kearifan penduduk setempat menjadikan Bali patut dikunjungi. Ya, Pulau Bali seperti magnet yang memiliki kekuatan untuk menarik wisatawan untuk menghabiskan waktu berlibur di sana. Bagi wisatawan mancanegara, tak lengkap rasanya ke Indonesia jika tidak memasukkan Bali ke dalam daftar kunjungan.    


Sudah sejak lama saya ingin sekali berlibur ke pulau yang terkenal dengan sebutan Pulau Dewata ini. Tahun 1998, saat masih di bangku SMP. Sekolah saya mengadakan study tour ke Bali. Wah, senang rasanya. Saya berpikir, impian berlibur ke Bali akan segera terwujud. Yes! Wuih tidak sabar untuk segera menelepon orang tua, memberitahu mengenai kegiatan tersebut. Saat itu, saya bersekolah di kota yang berbeda dengan orang tua. Istilah kerennya ngekos. Tapi jawaban yang saya dapat jauh dari ekspektasi. Ayah saya tidak memberi ijin. Ada perasaan kecewa menyelimuti hati ini *sedikit puitis, supaya semakin ngena dengan suasananya*. Hehehe. Alasan ayah karena saat itu suasana politik di negeri ini sedang tidak aman, sering terjadi demonstrasi di ibukota. Kami tinggal di Lampung, berarti untuk sampai di Bali harus melewati Jakarta. Ayah khawatir akan terjadi sesuatu yang buruk. Saya mencoba untuk merayu. Meyakinkan ayah kalau semua akan baik-baik saja. Namun sia-sia. Ayah berkeras tidak memberi ijin. Bayangan liburan ke Bali pun buyar. Saya pasrah dan berharap suatu saat dapat kesempatan yang baik untuk liburan ke Bali.


Tapi kapan? Kapan? Kapan? *sambil manyun*.


Seiring berjalannya waktu, liburan impian pun terpendam. Karena waktu kondisi keuangan saya memang belum memungkinkan. Hingga di bulan Oktober 2015 lalu, ayah dan ibu bersama rombongan gereja mengadakan kunjungan ke Bali. Impian liburan ke Bali yang sempat dipendam, tiba-tiba muncul kembali. Tetapi, lagi-lagi gagal. Peserta yang ikut dibatasi, diutamakan bagi kaum ibu dan bapak. Baiklah, yang muda mengalah. Masih banyak waktu gumam saya dalam hati. Saya kan masih muda *kedip-kedip*.


Kenapa sih tidak pergi sendiri saja? Biaya yang cukup menguras dompet menjadi poin utamanya. Kalau bersama ramai-ramai (dibaca: rombongan), setidaknya biaya akan lebih ringan. Karena ditanggung bersama. Liburan impian ke Bali masih menjadi angan-angan. Saya belum bisa mewujudkan impian tersebut. Hingga suatu ketika, saat saya sedang berselancar di dunia maya. Saya menemukan sebuah brand produk wewangian dan perawatan wanita, Vitalis yang mengadakan Blog Competition bertajuk My, Exotic, Vacation. Saya berharap Vitalis bisa mewujudkan impian saya liburan ke Bali *ngarep*. Hahaha.


Bali selalu menjadi impian sebagai tujuan liburan saya. Apa yang membuat saya ingin liburan ke Bali? Berawal dari kenangan masa kecil. Saya begitu mengagumi keindahan pemandangan alam Bali yang tertera di kalender. Layaknya seorang penggemar, selalu ingin tahu apa saja yang terjadi dengan idolanya. Begitu juga dengan saya. Saya pun tidak mau ketinggalan kepoin tempat-tempat wisata apa saja yang wajib saya kunjungi jika suatu saat punya kesempatan untuk liburan ke Bali. Saya browsing, cari tahu lebih banyak tentang Bali. Cerita ayah dan ibu tentang keindahan Bali semakin memperkuat impian saya untuk liburan ke Bali *ngeces*.


Jika saya mendapat kesempatan liburan di Bali. Tempat mana saja yang akan saya kunjungi? Saya mau berandai-andai dulu, ya *tepokJidat*. 


PANTAI KUTA

Keindahan pantai Kuta sudah terkenal hingga mancanegara. Pantai Kuta berpasir putih dan memiliki ombak besar dan panjang. Sangat cocok untuk berselancar. Ya, sebagai ajang uji nyali memecah ombak pantai bagi para peselancar mancanegara maupun domestik. Pantai Kuta menjadi salah satu lokasi berselancar terbaik di Bali. Bakal jadi pengalaman yang menambah keseruan petualangan liburan di Bali nih.  

Selain itu, pantai Kuta juga terkenal dengan panorama sunset yang luar biasa indah. Bagi yang tidak suka aktivitas menantang seperti berselancar. Ada alternatif lain untuk menikmati keindahan pantai Kuta, yaitu dengan berjemur atau sekedar menyusuri pantai. Betah deh berlama-lama menikmati keindahan panorama pantai ditemani hangatnya sinar matahari sore. Apalagi jika bersama someone special. Terasa banget tuh suasana romantisnya. Semburat warna jingga di langit senja berpadu dengan nuansa pantai. Amazing!  


PANTAI SANUR

Nah, berbeda dengan pantai Kuta. Pantai Sanur menawarkan pemandangan sunrise yang tak kalah indah. Pengalaman menakjubkan bisa menyaksikan mentari perlahan muncul dari garis pantai. Sinar mentari seakan mengajak kita untuk selalu bersemangat menyambut hari baru. Setuju?   

Pantai Sanur memiliki karakteristik ombak yang tenang. Pas banget nih untuk snorkeling dan menyelam. Berenang sambil menikmati matahari terbit juga bisa jadi pilihan yang asyik. Tak bisa berenang dan tidak punya pengalaman menyelam? Tapi penasaran dengan pesona bawah laut? Jangan sedih. Ada seawalker, aktivitas berjalan di dasar laut. Pas banget untuk saya yang jago tidak bisa berenang. Eh. Jadi penasaran ingin mencoba.   


PULAU PENYU

Mau liburan yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang penyu dan habitatnya? Pulau Penyu tempatnya. Di pulau ini terdapat penangkaran penyu hijau. Di tempat ini akan diperkenalkan bagaimana cara memelihara penyu. Wisatawan yang datang bisa melihat penyu yang akan menetaskan telurnya, anak-anak penyu yang baru menetas. Dan yang paling seru, bisa melihat penyu yang sudah berusia ratusan tahun. Wow!

Selain penyu, wisatawan juga bisa melihat-lihat hewan lain seperti, ular, monyet, dan juga berbagai jenis burung. Asyik ya. Rekreasinya dapet, wawasannya juga bertambah. Seperti kata pepatah lama “sambil menyelam minum air.”


Ada penangkaran berbagai jenis burung di pulau Penyu, salah satunya burung Rangkong, lho


PURA TANAH LOT

Bali juga dikenal dengan sebutan pulau sejuta pura. Diantaranya Pura Tanah Lot yang merupakan sebuah tempat suci bagi agama Hindu. Pura ini berdiri anggun di atas sebuah batu karang yang kokoh.

Tempat wisata yang satu ini memiliki keunikan. Terdapat mitos ular suci yang ada di Pura Tanah Lot. Ular tersebut dipercaya sebagai penjaga dan penyelamat dari serangan yang akan menggangu kesucian pura. Walaupun sangat berbisa dan berbahaya, tetapi wisatawan dapat menyentuh ular ini tanpa perlu takut digigit. Penduduk setempat juga mempercayai, jika menyentuh ular tersebut sambil mengucapkan doa. Maka apa yang diminta dalam doa akan terkabul. Mau percaya atau tidak, itu sih tergantung dengan pribadi masing-masing. Namanya kepercayaan setempat. Tapi sebaiknya, sebagai wisatawan yang bertamu, kita menghormati kepercayaan mereka.


CAMPUHAN RIDGE WALK

Kalau sudah cukup puas menikmati panorama pantai. Dan menginginkan suasana berbeda, kita bisa mendatangi Campuhan Ridge Walk, Ubud. Tempat wisata ini merupakan perjalanan di alam bebas dengan panjang sekitar 9 km berlatar belakang Gunung Agung. Hamparan sawah menghijau menciptakan ketenangan. Ini cocok banget bagi para wisatawan yang mencari ketenangan untuk menghasilkan karya kreatif, seperti penulis, pencipta lagu. Suasananya yang tenang dan keindahan alamnya membangkitkan inspirasi untuk berkarya. Bahkan daerah ini pernah lho menjadi salah satu lokasi syuting film Hollywood, Eat Pray & Love. Hebat, kan? Bangga dengan Indonesia. Kapan ya bisa liburan ke sini? *sambil kerutin dahi* Kali aja saya mendapat inspirasi menulis sebuah buku spektakuler di tempat ini. Ahaaay!


PURA TAMAN SARASWATI

Tari Kecak (Fire Dance). Tarian ini merupakan salah satu tarian populer khas Bali. Tari Kecak menceritakan kisah pewayangan Ramayana. Kurang lengkap rasanya jika liburan ke Bali tanpa menonton pertunjukkan seni drama tari Kecak. Di Pura Taman Saraswati, Ubud kita bisa menyaksikannya. Tidak seperti tarian pada umumnya yang diiringi alat musik, tari Kecak dipentaskan tanpa memakai alat musik sama sekali. Iringan tarian berasal dari harmonisasi suara para penari yang mengucapkan “cak cak.” Keren, kan?  


Hal menarik apa saja bisa dilakukan di Bali?


Mengulik rasa

Yup. Jika berkunjung ke Bali, tak boleh ketinggalan untuk mencicipi kuliner khas Bali. Masakan Bali dikenal kaya akan rempah-rempah. Pernah mendengar Ayam Betutu dan Sate Lilit? Keduanya menjadi icon masakan khas Bali. Ayam Betutu dengan citarasa yang pedas membuat lidah bergoyang dan pastinya bakal ketagihan. Bagaimana dengan sate lilit? Nah, sesuai dengan namanya, sate lilit dibuat dengan cara dililit pada batang daun serai. Tidak ditusuk seperti sate yang biasa kita kenal. Unik, ya? Soal rasa, juara deh.


Hunting foto

Jangan biarkan momen-momen indah terlewatkan begitu saja. Segera siapkan kamera. Abadikan setiap keindahan yang ditawarkan pulau Bali. Foto-foto tersebut bisa kita pamerkan kepada sahabat, keluarga atau bahkan tetangga. Asiiik.  


Berburu oleh-oleh unik

Sebelum pulang, beli oleh-oleh terlebih dahulu. Banyak tempat yang menjual beragam kerajinan tangan khas Bali. Kita bisa menemukan gelang, kalung, gantungan kunci, lukisan, patung, kain batik. Bahkan ada satu produk kaos yang menjadi ciri khas Bali lho, Joger namanya. Kaos tersebut hanya terdapat di Bali saja. So, masukkan dalam daftar kunjungan, ya.

 

Oleh-oleh dari Bali

 

Belajar tari Bali

Mau belajar tari Bali? Boleh. Terdapat beberapa sanggar tari yang siap untuk membantu para wisatawan yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai seni tarian Bali. Berlibur sambil memperkaya pengetahuan tentang kebudayaan Indonesia. Boleh dicoba tuh.


Lalu apa yang harus wajib masuk dalam travel bag agar kita tetap merasa nyaman dan percaya diri saat sedang liburan?


Bagi kaum wanita, terlihat cantik dan wangi adalah cara untuk meningkatkan rasa percaya diri. Begitu juga saat berlibur, tetap harus tampil cantik dan wangi. Tuk yang masih jomblo, kali aja ketemu dengan pangeran impian *siul siul*. Kenapa tidak? So, siap setiap saat. Hehehe.


COLOGNE

Wanita mana yang tidak suka tampil wangi? *tidak ada yang mengacungkan tangan*. Itu berarti setiap perempuan suka dengan wewangian. Begitu pun dengan saya. Yup. Karena saya wanita. Hihihi. Saat berlibur, tubuh memproduksi keringat berlebih karena padatnya aktivitas yang dilakukan. Penting banget untuk memilih wewangian yang cocok. Alih-alih mau tampil wangi, tetapi gagal, karena memakai produk yang salah. Vitalis menghadirkan Eau De Cologne Femme Chic, mengusung kombinasi buah-buahan segar dan vanilla musk. Wanginya yang lembut dan tahan lama menambah kepercayaan diri.


Wangi Femme Chic Cologne membuat liburan semakin menyenangkan


DEODORANT

Acara berjemur di tepi pantai seketika terganggu. Karena tiba-tiba muncul bau tak sedap. Setelah mencari sumber bau, ternyata dari ketiak sendiri. Ups. Malu banget! Jangan sampai deh kejadian. Selesai mandi, gunakan Vitalis Roll On White Blossom. Oiya, roll on ini tidak hanya sekedar menghilangkan bau badan akibat keringat berlebih. Tapi juga membantu ketiak tampak lebih putih alami. Bye bye bau badan dan ketiak hitam.


Liburan bersama Roll On White Blossom jadi semakin percaya diri


BODY LOTION

Liburan ke Bali pastinya identik dengan pantai. Artinya kulit kita bakal terpapar sinar matahari. Tidak mau kan pulang-pulang, si dia pangling dengan kita. Padahal tidak ketemu seminggu doang. Kenapa? Oh, rupanya ada perubahan warna kulit kita. Tampak lebih gelap. Oh, nooo!!! Sebelum berjemur, gunakan Vitalis Milk Body Lotion Fresh & Light. Produk ini membantu merawat kulit dan dilengkapi dengan UV Protector yang bertugas melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Jadi tidak takut lagi dengan sinar matahari. Yuk, berjemur.


Kalau sudah memakai Fresh & Light Lotion, berjemur di pantai tidak khawatir lagi. Kandungan UV Protector melindungi kulit dari paparan sinar matahari


Ih, seru banget ya liburan ke Bali… Nah, akankah saya bisa liburan ke Bali tahun ini? Siapa yang tahu kalau impian tersebut bisa terwujud. Apalagi sudah dituliskan. Kapan pun itu, tetap saya akan ke Bali. So, tunggu saya Bali ^^