Berlibur dan Belajar Tradisi di Desa Adat Panglipuran Bali

100 shares
by Christine Elizabeth Chandra Handoko / 15 May 2016

Sumber gambar: www.goodnewsfromindonesia.org


Liburan? Hal yang sangat aku butuhkan untuk saat ini. Setelah melewati berbagai rintangan menghadang, akhirnya predikat "Lulus" dari Sekolah Menengah Kejuruan saya dapatkan. Sambil menunggu pendaftaran untuk universitas dibuka, liburan kali ini ku habiskan dengan menonton serial drama Korea, belajar untuk SBMPTN dan ini kulakukan berulang ulang dari hari ke hari. Sungguh begitu monoton siklus liburan ku kali ini. Nggak bosan? Jangan ditanya pasti bosan.


Inginnya, sambil menunggu pendaftaran universitas gini emang paling enak mengajak sahabat untuk liburan bersama. Ya liburan bersama sudah tertulis dalam bucket list ku sejak di bangku SD. Meskpiun kami sangat sering bertemu, keluar nongkrong bareng ala anak baru gede tapi rasanya kami masih ingin menghabiskan waktu berdua di tempat yang belum pernah kita jamahi dan membuat kami lupa akan beban hidup kami sementara.


Begitu banyak destinasi wisata di Indonesia, sampai tidak bisa ku sebutkan satu per satu. Salah satunya Bali. Siapa yang tidak mengenal Bali? Bali atau yang biasa disebut Pulau Dewata adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman daya tarik wisata yang mengagumkan. Tidak heran jika pulau yang indah ini sanggup menarik banyak wisatawan dari manca negara. Namun, sebagai surga wisata tropis yang lengkap dengan pegunungan, lembah, tanah pertanian, pantai, bahkan sampai panorama yang cantik didasar laut, Bali juga menawarkan banyak hal lain yang tidak kalah menarik yaitu Desa Adat Panglipuran Bali.


Desa Adat Penglipuran adalah sebuah desa tradisional yang masih terjaga kealamiannya sampai sekarang. Tatanan kehidupan di desa ini terbilang unik dan belum tersentuh modernisasi, dengan arsitektur bangunan yang tertata apik satu dengan yang lainnya menjadikan desa ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan desa-desa umumnya di Bali.


Pasti banyak yang bingung kegiatan apa yang bisa dilakukan di sini. Kalau buat kami sih ini destinasi liburan impian dan menunjang budidaya yang sudah sangat tepat bagi kami apalagi Desa ini terletak di dataran tinggi sehingga keasrian Desa Adat Penglipuran dapat dirasakan mulai dari memasuki kawasan pradesa dengan hijau rerumputan pada pinggiran jalan dan pagar tanaman menepi sepanjang jalan, menambah kesejukan alami yang dapat kami hirup dengan nyaman serta sangat terjaga kebersihannya. Ya maklum lah kamu bosan tinggal di daerah hiruk pikuk perkotaan yang lebih banyak menghirup karbondioksida ketimbang oksigen. Kearifan penduduk lokal yang menjadikan Desa Adat Panglipuran ini terbebas dari manusia pembuang sampah sembarangan.


Selain menyiapkan hal yang akan kami lakukan selama liburan disana, kami tak lupa menyiapkan outfit terbaik untuk menunjang penampilan. Meskipun hanya berlibur kami sangat detail dalam memilih outfit agar nyaman dipakai dan juga simple tapi fashionable, itu prinsip outifit ala kami sih. Yang gak kalah penting untuk dibawa selama liburan yaitu deodorant dan parfum karena disana sudah pasti kita akan disapa dengan teriknya matahari khas pulau Dewata yang membuat efektif produktifitas keringat kami. Buat apa tampil cantik fashionable tapi ujung-ujungnya bau tidak sedap karena keringat? Ya sama aja bohong dong. 

 

Nah, nggak usah bingung untuk menjaga keharuman tubuh karena aku memilih produk parfum "Vitalis Femme Chic" dari vitalis yang memiliki aroma fruity nan exotic dari perpaduan blood orange dan musk sehingga mampu menciptakan keharuman yang berkelas, tahan lama untuk keanggunan sejati anda. Jadi nggak usah takut bau matahari lagi deh. Penampilan outfit sudah fashionable banget, keharuman tubuh juga udah gak perlu takut lagi karena ada parfum dari vitalis. Sekarang waktunya mengabadikan banyak moment seru bersama sahabat dan mengukir banyak kejadian seru selama liburan agar menjadi liburan yang berkesan. Apalagi dengan keharuman tubuh kami yang terlindungi oleh parfum dari Vitalis membuat daya tarik dan kepercayaan diri kami meningkat untuk menarik perhatian orang-orang sekitar sehingga mendapat pengalaman dan sahabat lebih banyak lagi. So, masih takut liburan karena faktor tidak mendukungnya penampilan? Vitalis merupakan salah satu pendukung penampilan kami jadi sudah pasti, harus, dan wajib dibawa waktu ke Desa Adat Panglipuran Bali, dengan begitu liburan bersama sahabat jadi semakin menyenangkan.