Hadapi Kritik Lebih Dewasa dengan Cara Ini

Kritik bisa datang dari siapa saja. Dan mendapat kritik tidak akan pernah menyenangkan. Langkah awal saat kita menerima kritik adalah mengenalinya. Apakah kritik tersebut bersifat membangun atau sekedar bentuk kekesalan seseorang. Walau begitu, semua bentuk kritik tetap harus kita terima. Maka kita perlu siasat dalam menyikapi. Cara paling mudah dalam mengenali jenis kritik adalah dengan melihat siapa yang memberikan. Jika kritik itu datang dari guru atau senior kita, yakinlah kritik tersebut bertujuan untuk meningkatkan performa kita. Kemudian cobalah untuk mengambil pesan dari kritik tersebut. Bukan menerima secara langsung seluruh perkataan yang kita terima. Jangan terlalu memikirkan perkataan yang kita terima tapi sadarlah bahwa diri kita memang tidak sempurna. Dengan perasaan yang lebih terbuka kita bisa berpikir lebih tenang. Dengan begitu kita akan mampu menyerap pesan yang ada pada kritik tersebut. Karena memang biasanya, adanya kenyataan yang terkandung didalamnya. Kita akan lebih merasa dewasa jika sampai mampu berterima kasih pada pemberi kritik karena telah mengutarakan hal dengan jujur. Nah, saat berurusan denga kritik yang dekonstruktif, bukan tidak ada yang bisa kita lakukan. Kita bisa menyikapinya dengan mencari tahu penyebab seseorang sampai melontarkan kritik semacam itu. Jika memang perlu, kita bisa memperbaiki sikap kita dikemudian hari. Walau begitu jangan lantas membuat diri kita berubah. Karena apapun kritik yang kita terima jangan sampai melunturkan semangat atau kepercayaan diri kita.