benarkah-parfum-yang-berubah-warna-sudah-tidak-layak-digunakan

Benarkah Parfum yang Berubah Warna Sudah Tidak Layak Digunakan?

EVENTS

Parfum sudah menjadi kebutuhan dasar yang menjadi bagian dari produk perawatan tubuh sehari-hari. Hal ini disebabkan oleh kesadaran untuk menjaga kebersihan diri dan wangi tubuh sudah semakin meningkat, sehingga semakin banyak orang yang gemar menggunakan parfum untuk menunjang rasa percaya diri.

Kendati demikian, masih ada beberapa hal yang membuat para pengguna parfum bertanya-tanya. Salah satu yang paling sering membuat bingung adalah perubahan warna parfum.

 

Mengapa Parfum Bisa Berubah Warna?

Bahan baku parfum sangatlah kompleks, sebotol parfum terbuat dari berbagai macam campuran bahan dengan beragam aroma dan bersifat. Perubahan warna pada parfum bisa jadi disebabkan oleh profil parfum itu sendiri. Profil parfum yang sweet atau gourmand biasanya banyak mengandung vanilla atau gula sehingga warna parfum bisa berubah menjadi kekuningan. Sementara profil parfum yang fruity (anggur, blackberry, strawberry), citrusy (orange) dan floral (melati dan tuberose) biasanya akan mengubah warna parfum menjadi pink. Hal tersebut tidak bisa dihindari karena warna tersebut merupakan karakteristik alami dari bahan baku.

Di sisi lain, profil parfum yang sweet atau gourmand, fruity, citrusy,dan floralmerupakan wewangian favorit untuk konsumen di Indonesia, karena profil parfum tersebut dapat membawa kesan freshtetapi tetap elegant.  

Namun, perubahan warna pada parfum dapat dipercepat juga oleh peristiwa oksidasi, yaitu bila parfum tersebut terpapar dengan udara luar atau temperatur yang cukup panas secara terus-menerus. Hal inilah yang membuat kamu harus lebih cermat menyimpan parfum kesayangan. Sebaiknya simpanlah parfum di tempat yang sejuk, gelap, dan kering agar kualitasnya tetap terjaga.

 

Apakah Parfum yang Berubah Warna Sudah Tidak Layak Digunakan?

Seperti ulasan di atas, perubahan warna parfum tidak selalu menunjukkan bahwa parfum tersebut sudah tidak layak digunakan. Kamu harus lebih cermat mengamati parfum kesayanganmu yang telah berubah warna. Kalau perubahan warna tersebut disertai dengan perubahan lainnya, misalnya perubahan wangi yang menyengat, tengik dan asam, maka kamu harus berhati-hati, karena hal tersebut menunjukkan bahwa parfum kesayanganmu sudah rusak. Kamu tentu tidak mau mengalami iritasi kulit atau masalah lainnya karena menggunakan parfum yang sudah rusak kan?

 

Kemasan Tertutup Adalah Kunci Daya Tahan Parfum

Kemasan parfum yang tertutup maksimal ternyata merupakan kunci daya tahan parfum. Kandungan parfum pada kemasan tertutup tentu akan sulit terkontaminasi oleh udara luar, sehingga kandungannya masih murni dan dapat mempertahankan wangi istimewa yang kamu sukai.

Agar kualitas parfummu tetap terjaga hingga tetes terakhir, sebaiknya segera gunakan parfummu sampai habis. Jangan menyimpan parfum melebihi expiry dateyang tercantum di label kemasan, karena hal sepele ini justru rentan merusak aroma parfum kesayanganmu.

Nah, sekarang kamu sudah mengertikan ciri-ciri parfum yang masih layak digunakan? Jangan resah dulu bila ada parfummu yang berubah warna. Amati secara lebih seksama lagi sebelum memutuskan untuk menyingkirkannya. Parfum berkualitas dengan wangi istimewa pasti akan membuat kamu selalu memesona dan percaya diri.