Tips Kecantikan

Mengenal Kandungan Antiviral pada Bahan Alami dalam Sabun Mandi

Date Posted Article Icon 12 May 2020

Wabah penyakit menular akibat virus membuat semua orang harus lebih cermat menjaga kebersihan diri dan keluarga. Walaupun saat ini dunia dan tanah air sedang dilanda pandemi Covid-19, kamu harus menyikapinya dengan tenang. Jika kamu menjaga kebersihan diri secara telaten, niscaya kamu akan terhindar dari wabah penyakit menular tersebut.

Untuk menjaga kebersihan tubuh, kamu bisa mengandalkan sabun mandi Vitalis. Keharuman sabun mandi Vitalis akan memberimu pengalaman #MandiParfum yang menyenangkan. Karena perannya dalam membersihkan tubuh, sabun mandi Vitalis juga dapat berperan dalam mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan bakteri dan kuman, termasuk Covid-19. Sabun mandi Vitalis mengandung ekstrak licorice dan green tea. Berdasarkan banyak jurnal penelitian, ekstrak licorice dan green tea merupakan bahan alami yang memiliki kemampuan sebagai antiviral dan antibakteri.

Mau tahu informasi lengkap seputar kandungan antiviral dalam licorice dan green tea, yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Manfaat Licorice sebagai Antiviral

Licorice merupakan jenis tanaman herbal yang sudah lama digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan tradisional China. Tanaman berkhasiat ini mengandung lebih dari 300 flavonoid dan lebih dari 200 triterpenoids. Senyawa flavonoid dan triterpenoids bermanfaat sebagai antiviral, antibakteri, dan anti inflamasi alami (1).

Berdasarkan hasil penelitian kesehatan yang dilakukan di Beijing University of Chinese Medicine tahun 2014, aktivitas triterpenoids jenis Glycyrrhizin (GL) dan 18β-glycyrrhetinic
acid (GA) dalam licorice bermanfaat sebagai antiviral. Bahkan, aktivitas GL terbukti mampu mencegah penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Duck Hepatitis Virus (DHV). Manfaat antiviral tersebut membuktikan bahwa licorice sangat cocok dijadikan bahan dasar sabun mandi karena penggunaannya membuat kulit jadi higienis sehingga tak rentan menyebabkan penularan virus.

Khasiat Green Tea Sebagai Antiviral

Selain licorice, ternyata green tea juga memiliki khasiat sebagai antiviral. Menurut hasil penelitian yang diterbitkan Recent Patent on Anti-Infective Drug Discovery tahun 2012, kandungan Cathechins dalam green tea seperti Epigallocatechin Gallate (EGCG) memiliki efek antiviral yang luas terhadap berbagai virus dengan cara menghambat proses replikasi (perkembangbiakan) virus (2). Senyawa EGCG telah menunjukkan efek sebagai antiviral terhadap herpes simplex (HSV), Hepatitis C Virus (HCV), influenza, Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan adeno virus. EGCG melawan virus berbagai mekanisme diantaranya dengan cara mengikat molekul biologis virus dan menginduksi aglutinasi sehingga virus tersebut tidak berhasil masuk ke sel target (3).

Sekarang, khasiat green tea tidak hanya bisa diperoleh dari makanan dan minuman. Manfaat green tea juga bisa dirasakan dalam produk sabun mandi. Permukaan kulit akan bersih optimal dari bakteri dan virus yang menempel jika kamu mandi menggunakan sabun yang mengandung green tea. Selain berfungsi sebagai antiviral, kandungan green tea dalam sabun mandi juga akan memberikan efek melembutkan kulit dan aromanya dapat membuat kamu merasa lebih tenang dan bersemangat usai mandi.

 

Jadi, kamu bisa memilih sabun mandi Vitalis varian White Glow atau Fresh Dazzle yang mengandung licorice dan green tea. Rasakan manfaatnya. Yuk, mandi dengan sabun mandi Vitalis setiap hari agar kamu senantiasa bersih dan terhindar dari risiko penularan penyakit akibat virus dan bakteri berbahaya.

 

Referensi:

ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4629407/

ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22353001

researchgate.net/publication/298802541_Antiviral_effects_of_green_tea_Camellia_sinensis_against_pathogenic_viruses_in_human_and_animals_a_mini-review

sciencedirect.com/science/article/pii/S2211383515000799

(1) Liqiang Wang, et al. The antiviral and antimicrobial activities of licorice, a widely-used Chinese herb. Acta Pharm Sin 2015;5(4):310-315.

(2) Mahmood, et al. Antiviral effects of green tea (Camellia sinensis) against pathogenis viruses in human and animal. African Journal of Traditional, Complementary and Alternative Medicine February 2015.

(3) Yiannakopoulou. Recent Patents on Antibacterial, Antifungal and Antiviral Properties of Tea. Department of Basic Medical Lessons Faculty of Health and Caring Professions Technological Educational Institute of Athens, Athens, Greece Januari 2012.

Tags :
Previous Post
Next Post